Berita

Kabar Gembira, Pengendara Motor Bisa Pakai Rute Khusus via Google Maps

Tanggal: 22/03/2018

Liputan6.com, Jakarta - Google menghadirkan beberapa fitur baru pada Google Maps. Ketiga fitur yang dimaksud antara lain adalah Car Free Day, Sistem Ganjil Genap, dan Rute Khusus Motor alias Motocycle Route. Group Product Manager Google Maps Krish Vitaldevara mengatakan, fitur rute khusus motor ini hadir di seluruh Indonesia, terutama kota-kota besar yang padat. Misalnya saja Jakarta, Medan, dan Surabaya. "Motor dan mobil lewat jalan sama, tetapi diketahui bahwa pengendara motor kerap kali mengalami kesulitan, misalnya saat di jalan tol, karenanya kami menghadirkan fitur itu," katanya dalam peluncuran fitur baru Google Maps di Jakarta, Selasa (20/3/2018). Di samping itu, berdasarkan data yang dipaparkan, 80 persen warga memiliki motor, sehingga diketahui ada rute-rute di Google yang mungkin cocok untuk mobil tetapi tidak cocok untuk motor. Fitur rute khusus motor sendiri memiliki beberapa manfaat bagi pengguna sepeda motor. Pertama, fitur ini memberikan waktu perjalanan yang lebih akurat. Google menggunakan model machine learning berdasarkan kecepatan sepeda motor dalam menentukan waktu perjalanan. Manfaat kedua, pengguna yang memakai fitur ini bisa mendapatkan rute khusus mencakup jalan pintas dan jalan sempit bagi sepeda motor tanpa lewat jalan tol. Dengan begitu, rute untuk motor relatif lebih akurat bagi pengendara motor. Ketiga, Google juga berencana membuka dukungan API untuk siapapun yang bergerak di bidang pengangkutan barang atau layanan, misalnya perusahaan transportasi online dan ekspedisi untuk menggunakan rute khusus motor ini pada aplikasinya. Pada kesempatan yang sama, Managing Director Google Indonesia Tony Keusgen mengatakan, di Indonesia internet digunakan salah satunya untuk mengembangkan bisnis. Google pun melihat banyaknya penggunaan smartphone oleh anak muda Indonesia, karenanya Google Indonesia semakin membuat pendekatan internet mobile untuk Indonesia dengan konten-konten lokal, salah satunya adalah dengan menghadirkan fitur-fitur baru ini. "Kami membuat produk-produk yang relevan untuk pengguna Indonesia. Tahun lalu misalnya, kami menghadirkan YouTube Go karena alasan penggunaan data di Indonesia. Kali ini, melihat pentingnya Google Maps bagi orang Indonesia untuk membuat perjalanan lebih cepat kami menghadirkan fitur-fitur baru untuk Google Maps," tutur Keusgen. Vice President Product Management Google Maps Dane Glasgow mengatakan, kehadiran ketiga fitur lokal ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman paling cocok dengan situasi setempat. "Kami ingin memberikan pengalaman paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Fitur khusus sepeda motor merupakan fitur paling banyak diminta oleh masyarakat Indonesia," tuturnya. Google, kata Glasgow, mendengarkan masukan pengguna dan menawarkan fitur rute khusus motor untuk mempermudah masyarakat bepergian dengan sepeda motor di Indonesia. Selain fitur khusus motor, Google Indonesia juga menghadirkan fitur baru pada Google Maps, yakni Car Free Day dan Sistem Ganjil Genap untuk pengendara mobil. Menurut Vitaldevara, fitur Car Free Day hadir salah satunya melihat kesuksesan Jakarta dalam menyelenggarakan Car Free Day selama kurang lebih 10 tahun ini. "Dengan fitur Car Free Day, Google Maps bisa tahu kalau tempat yang dilewati ada Car Free Day sehingga bisa memberikan opsi rute lainnya," katanya. Menurut Google Indonesia, Google Maps akan mengetahui jadwal Car Free Day di 30 kota di seluruh Indonesia, sehingga Maps tidak akan mengarahkan pengguna ke rute yang tertutup bagi kendaraan. Fitur lainnya yang dihadirkan adalah Sistem Ganjil Genap. Google melihat Sistem Ganjil Genap yang diterapkan di Jakarta cukup efektif mengurangi kemacetan. "Jika kami mengetahui Anda memiliki pelat nomor dengan angka terakhir genap atau ganjil, Google Maps akan mempertimbangkan untuk mengarahkan mobil untuk menghindari jalan yang dilarang," kata Vitaldevara. Fitur ini, kata dia pertama kali diluncurkan di Indonesia dan rencananya akan disusul di kota-kota lain di dunia dengan kebijakan sejenis.

Selengkapnya ...

Mengenal Usmar Ismail yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Tanggal: 20/03/2018

KOMPAS.com - Google Doodle hari ini, Selasa (20/3/2018) merayakan ulang tahun ke-97, sosok Usmar Ismail yang dikenal sebagai Bapak Film Nasional. Lahir di Bukittinggi, 20 Maret 1921, Usmar Ismail menjadi salah satu tokoh penting bagi perfilman Indonesia. Sepanjang karirnya ia telah membuat lebih dari 30 film. Beberapa film produksi Usmar Ismail yang terkenal adalah film berjudul Pedjuang (1960), Enam Djam di Djogja (1956), dan Tiga Dara (1956) yang menjadi latar belakang Google Doodle hari ini dengan nuansa hitam putih. Tak hanya itu, film arahan Usmar Ismail berjudul Darah dan Doa (The Long March of Siliwangi) yang diproduksi tahun 1950, menjadi film pertama yang secara resmi diproduksi oleh Indonesia sebagai sebuah negara berdaulat. Baca juga : Mengenal George Peabody yang Jadi Google Doodle Hari Ini Hari pertama syuting film tersebut, kemudian diresmikan menjadi Hari Film Nasional oleh Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J Habibie bersama Dewan Film Nasional. Bersama Asrul Sani, ia pun memprakarsai berdirinya Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI) tahun 1955 yang menjadi lembaga kesenian pertama di Jakarta. Usmar Ismail meninggal tanggal 2 Januari 1971 pada usia 49 tahun karena serangan stroke, , seperti KompasTekno himpun dari laman Google Doodle, Selasa (20/3/2018). Kini namanya diabadikan menjadi nama Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, yang berlokasi di Jakarta. Selain itu, sebuah ruang konser juga menggunakan namanya, yakni Usmar Ismail Hall yang menjadi tempat pertunjukan opera, musik dan teater hingga sekarang. Selamat ulang tahun, Bapak Film Nasional.

Selengkapnya ...

"Viral Guru Mengajar Microsoft Word dengan Papan Tulis Berbuah Bantuan"

Tanggal: 19/03/2018

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, foto seorang guru TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) asal Ghana yang mengajar menggunakan media papan tulis, viral di media sosial. Guru bernama, Richard Appiah Akoto yang mengajar di SMP Betenase di Sekyedomase, menggambar tampilan Microsoft Word dengan kapur warna-warni di papan tulis hitam di depan sekitar 100 muridnya. Sekolah tersebut memang belum memiliki komputer sejak 2011. Namun saat ini, murid-muridnya bisa melihat secara langsung bagaimana tampilan asli Microsoft Word dan bagaimana cara pengoperasiannya secara langsung. Beberapa donatur memberikan komputer desktop dan laptop untuk sekolah Akoto. Salah satunya adalah Amirah Alhartini, seorang mahasiswa PhD Universitas Leeds, Inggris yang berasal dari Arab Saudi. "Saya selalu memahami pelajaran dari Islam, bahwa ilmu yang bermanfaat adalah krusial untuk kepentingan diri dan kemanusiaan", jelas Amirah, sebagaimana KompasTekno rangkum dari CNN, Senin (19/3/2018). "Saya juga berpikir betapa banyak orang-orang jenius yang hilang karena orang-orang tersebut tidak memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing dengan yang lain, dan itu membuat saya sangat sedih", tambah Amirah. Pusat pelatihan komputer, NIIT Ghana yang berbasis di Accra juga menyumbang lima unit komputer desktop dan tiga kotak buku TIK, serta sebuah laptop pribadi untuk Akoto. Manajer NIIT, Ashish Kumar, mengungkapkan simpatinya setelah melihat foto-foto Akoto menggambar di papan tulis, beredar di jejaring sosial dan juga media masa. "Kami mencetak berita itu (foto Akoto), menempelkannya di papan pengumuman dan membaginya dengan CEO kami, Kapil Gupta", ujar Kumar. Kepala bisnis NIIT, Yaw Amoateng dan senior manajer Sanjeev Mishra, mengunjungi Sekyedumase untuk memberikan perlengkapan kelas. Agar materi yang disampaikan dapat dipahami muridnya, Akoto menyalin tampilan antarmuka Microsoft Word, persis sepeti yang ada di monitor. "Saya selalu melakukan ini di setiap pelajaran yang saya ajarkan. Saya menggambar monitor, sistem unit, keyboards, mouse, formatting toolbar, drawing toolbar, save as dialog box dan lainnya", jelas Akoto. Ia pun membagikan beberapa aktivitas mengajarnya melalui akun Facebooknya, Owura Kwadwo Hottish, dan menjadi perbincangan dunia maya di seluruh dunia. Di tengah keterbatasan, dirinya tetap gigih untuk memberikan ilmu, demi mempersiapkan ujian nasional, termasuk TIK yang akan dihadapi siswanya. Di Ghana, ujian tertulis harus dilalui murid berusia 14-15 tahun untuk naik ke tingkat SMA. Hasilnya, murid-murid Akoto berhasil meraih nilai A tahun lalu. Mendapat pelatihan dari Microsoft Salah satu dari ribuan netizen yang membagikan kisah inspiratif Akoto, adalah seorang enterpreneur yang juga pemerhati teknologi di Afrika, Rebecca Enonchong. Tak tanggung-tanggung, ia menyebut akun Twitter Microsoft Afrika ketika me-retweet foto Akoto. Ia berharap Microsoft dapat memenuhi sumber daya yang tepat bagi sekolah Akoto. Tampaknya, gayung bersambut. Microsoft membalas re-tweet Enonchong dan menjanjikan akan memberikan peralatan serta pelatihan profesional untuk Akoto. Sesuai janjinya, Microsoft menerbangkan Akoto ke Singapura untuk menghadiri pertemuan tahunan Microsoft Educators Exchange. Microsoft menjanjikan pula, akan membekali Akoto dengan perangkat dari mitra bisnis mereka dan juga akses ke sertifikasi untuk pengembangan profesional, Microsoft Certified Educator Program (MCE).

Selengkapnya ...

Grab Hadirkan Jasa Penyewaan Sepeda Online

Tanggal: 14/03/2018

Liputan6.com, Singapura - Grab akhirnya merambah ranah transportasi roda dua selain motor. Layanan baru yang ditawarkan meliputi bike-sharing (sepeda) hingga skuter listrik. Menurut informasi yang dilansir Channel News Asia, Rabu (14/3/2018), layanan bernama GrabCycle ini hanya baru beroperasi di Singapura. Besar kemungkinan kalau GrabCycle akan merambah negara lain di Asia Tenggara, tak terkecuali Indonesia. Untuk diketahui, GrabCycle merupakan jasa yang diluncurkan GrabVentures untuk berfokus menangani proyek vertikal di luar taksi, seperti pembayaran dan transportasi roda dua. Adapun sistem pembayarannya, pengguna bisa memanfaatkan metode GrabPay, sistem pembayaran non tunai milik Grab untuk memudahkan transaksi. Reuben Lai selaku Head of GrabVentures mengatakan kalau Singapura memang menjadi negara pertama yang disasar GrabCycle untuk beroperasi. "Fokus kami sekarang dengan mengujinya untuk memastikan apakah konsumen di sini menyukai GrabCycle. Kalau mereka suka, bukan tidak mungkin kami akan berekspansi ke seluruh Asia Tenggara," ujar Lai. Untuk sekarang, Grab menggandeng dengan empat mitra sepeda di Singapura, seperti oBike, Gbikes, Anywheel, dan PopScoot. Dengan begitu, Lai mengklaim kalau GrabCycle bisa menjadi pelengkap jaringan transportasi umum yang kini sudah ada dan membantu penghijauan kota lebih asri dan ramah lingkungan. Per Oktober 2017, Grab telah mencapai satu miliar perjalanan, di mana ada 66 perjalanan yang berlangsung secara bersamaan dalam satu detik di tujuh negara wilayah operasional Grab di Asia Tenggara, di antaranya meliputi Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Myanmar. Dengan demikian, pertumbuhan perjalanan Grab telah meningkat drastis pada 2017. Pertumbuhan menunjukkan besarnya potensi transportasi on-demand yang belum tersentuh di kawasan Asia Tenggara, dan bagaimana ragam layanan, pendekatan hyper local, serta teknologi kelas dunia milik Grab mampu memenuhi banyaknya permintaan. "Pencapaian ini merupakan bukti nyata kekuatan bisnis Grab dan tim manajemen kami, dimana kami mampu melipatgandakan skala bisnis kami secara drastis dalam waktu singkat. Kami juga terus meningkatkannya dengan melakukan beragam inovasi bisnis, memecahkan permasalahan lokal dan mengubah kehidupan melalui teknologi," ujar CEO sekaligus pendiri Grab Anthony Tan dalam keterangan resmi Grab yang diterima Tekno Liputan6.com pada Senin (6/11/2017). “Pada saat bersamaan, kami juga akan mengambil langkah besar dalam industri pembayaran mobile, sehingga memungkinkan GrabPay dapat berkembang melebihi transportasi serta memungkinkan inklusi keuangan dan digital untuk dinikmati seluruh masyarakat Asia Tenggara. Kami menanti untuk mencapai satu miliar transaksi GrabPay," lanjutnya. Per Oktober 2017, Grab telah mencapai satu miliar perjalanan, di mana ada 66 perjalanan yang berlangsung secara bersamaan dalam satu detik di tujuh negara wilayah operasional Grab di Asia Tenggara, di antaranya meliputi Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Myanmar. Dengan demikian, pertumbuhan perjalanan Grab telah meningkat drastis pada 2017. Pertumbuhan menunjukkan besarnya potensi transportasi on-demand yang belum tersentuh di kawasan Asia Tenggara, dan bagaimana ragam layanan, pendekatan hyper local, serta teknologi kelas dunia milik Grab mampu memenuhi banyaknya permintaan. "Pencapaian ini merupakan bukti nyata kekuatan bisnis Grab dan tim manajemen kami, dimana kami mampu melipatgandakan skala bisnis kami secara drastis dalam waktu singkat. Kami juga terus meningkatkannya dengan melakukan beragam inovasi bisnis, memecahkan permasalahan lokal dan mengubah kehidupan melalui teknologi," ujar CEO sekaligus pendiri Grab Anthony Tan dalam keterangan resmi Grab yang diterima Tekno Liputan6.com pada Senin (6/11/2017). “Pada saat bersamaan, kami juga akan mengambil langkah besar dalam industri pembayaran mobile, sehingga memungkinkan GrabPay dapat berkembang melebihi transportasi serta memungkinkan inklusi keuangan dan digital untuk dinikmati seluruh masyarakat Asia Tenggara. Kami menanti untuk mencapai satu miliar transaksi GrabPay," lanjutnya.

Selengkapnya ...

‹ First  < 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 >  Last ›