STMIK Widya Pratama Activities

Acara terkini

WPVLOG MANGETSU : CARI TAHU TENTANG PJF 2019 PT.1

Tanggal: 28/10/2019

KALI INI TEAM JAPAN I NEWS MANGETSU BERKESEMPATAN UNTUK

MENGUNJUNGI EVENT JEPANGTERBESAR DI PEKALONGAN NIH MINA-SAN

Yang lain ...

Berita terkini

Ini Wujud SpaceX Starship yang Bakal Meluncur ke Mars

Tanggal: 30/09/2019

JAKARTA - Elon Musk, pendiri SpaceX menjelaskan rencananya dengan pesawat luar angkasa Starship. Starship merupakan inisiatif perusahaan untuk merealisasikan perjalanan ke Mars. Bukan hanya perjalanan ke Mars, kendaraan raksasa ini diharapkan bisa membantu manusia untuk menciptakan tempat tinggal di planet merah. Musk dan SpaceX bertujuan untuk menempatkan roket di orbit dalam enam bulan. Pengusaha itu berbicara dari situs pengujian Boca Chica, dekat Brownsville, Texas, seperti dikutip dari Neowin. "Ini kedengarannya benar-benar gila, tetapi saya pikir kami ingin mencoba mencapai orbit dalam waktu kurang dari enam bulan. Asalkan tingkat peningkatan desain dan peningkatan manufaktur terus eksponensial, saya pikir itu akurat dalam beberapa bulan," ujarnya. Roket harus diuji terlebih dahulu di ketinggian terkendali hingga 65 ribu kaki. Setelah itu pengujian di orbit akan dimulai. Dalam presentasinya, Musk berusaha keras untuk menjelaskan ideologi desain, mekanik, dan kebijaksanaan di balik pilihan bahan yang digunakan untuk pembuatan roket. Elon Musk menambahkan tentang mesin Raptor dari pesawat luar angkasa. Ia menunjukkan klip mesin yang menyala sebagai bagian dari fase pengujian pengembangan. Selain itu, beberapa simulasi komputer dari Starship dan mendarat kembali ke tanah juga dimainkan.

Selengkapnya ...

WOW! Karya Anak Bangsa Ini Sukses Menang di Asia Tenggara

Tanggal: 30/09/2019

TRIBUNNEWS.COM - Budaya membeli masakan siap santap di luar rumah bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Menariknya, budaya tersebut juga diimbangi dengan pertumbuhan UMKM kuliner yang menawarkan berbagai cita rasa. Bahkan, berdasarkan riset terbaru yang dikeluarkan oleh Nielsen menyebutkan 95% masyarakat Indonesia membeli masakan siap santap di luar rumah. Melihat budaya tersebut, banyak pihak yang berlomba-lomba untuk memberikan inovasinya dalam bisnis kuliner. Tak hanya menciptakan berbagai macam varian rasa dan dekorasi tempat, banyak pihak yang juga mengembangkan inovasi terkait jasa pesan antar makanan. Salah satu pihak yang mengembangkan inovasi jasa pesan antar makanan adalah GoFood. Perusahaan Karya Anak Bangsa tersebut tak hanya memberikan inovasi terkait program diskon, namun GoFood juga memberikan superior user experience kepada konsumen. “Kami menerapkan personalized user experience untuk meningkatkan kenyamanan dan kecepatan layanan GoFood kepada konsumen. Sebagai contoh, setiap konsumen bisa mendapatkan rekomendasi makanan yang berbeda-beda di aplikasi GoFood sesuai dengan kesukaannya,” ujar Chief Food Officer Gojek Grup, Catherine Hindra Sutjahyo. Upaya GoFood untuk memberikan superior user experience bagi para konsumen ternyata membuahkan hasil. Pasalnya menurut riset Nielsen Singapura yang berjudul “Understanding The Online Food Delivery Market and GoFood’s Leadership Indonesia” mengungkapkan 84% masyarakat Indonesia yang menggunakan aplikasi tersebut menganggap GoFood menawarkan layanan pesan-antar makanan terbaik di Indonesia. Dalam riset tersebut mengambil sampel dari 7 kota besar, seperti Jabodetabek, Di Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Medan, dan Makassar) dengan cara menggunakan metode survei online. Dalam penentuan responden dilakukan secara acak dan melibatkan 1.000 pengguna yang terdiri dari perempuan dan laki-laki berusia sekitar 18 sampai 45 tahun yang menggunakan layanan tersebut dalam 3 bulan terakhir. Tak hanya terkait hal tersebut, dalam riset yang dilakukan Nielsen juga membeberkan mengenai 5 poin nilai yang begitu penting, seperi GoFood dianggap punya pilihan menu terlengkap dan dengan merchant paling beragam dengan angka 87% dan 83% konsumen. Poin lainnya, 83% konsumen menganggap GoFood paling user friendly dan mudah digunakan. Tak sampai di situ, 82% konsumen juga menganggap mitra driver yang tergabung di Gojek dinilai paling ramah, sopan, dan informative. Kemudahan top-up juga menjadi point penilaian tersendiri dari riset tersebut. Pasalnya 82% konsumen mengakui mendapatkan kemudahan dalam melakukan top-up di aplikasi Gojek. Bahkan, 79% konsumen juga menyatakan layanan pesan-antar makan GoFood tercepat berdasarkan riset tersebut. Angka - angka tersebut didapatkan tidak lah mudah. Pasalnya, perlu dedikasi dan komitmen untuk membantu mempermudah kehidupan masyarakat dan Karya Anak Bangsa sukses membuktikannya. “Pencapaian ini merupakan bukti nyata kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap inovasi teknologi dan inisiatif yang terus dihadirkan GoFood selama empat tahun terakhir. Kami terus menjadi pemimpin pasar di layanan food delivery dengan pangsa pasar sekitar 75% di Indonesia,” tambah Catherine. Bukan berdasarkan riset itu saja, Google pada 2016 melaporkan perusahaan stratup asal Indonesia yang mendapat gelar decacorn pertama di Indonesia juga sukses menumbuhkan sektor pesan-antar makanan di Indonesia. Berdasarkan laporan Google mengenai online food delivery dari 2015 ketika GoFood baru diluncurkan hanya sebesar US$ 0,9 miliar dan pada 2018 melonjak cukup signifikan menjadi US$ 3,7 miliar di Indonesia. Menariknya, salah satu pengguna GoFood sekaligus Co Founder Parentalk.id, Nucha Bachir, mengatakan aplikasi Karya Anak Bangsa sangat membantunya ketika sedang dilanda kesibukan. “GoFood pastinya selalu menjadi penyelamat. Saya juga engga takut untuk beli makanan dari luar untuk anak dan suami karena di GoFood sudah dimudahkan dengan filter pilihan menu makanan favorit kami,” puji Bachir. Pemerintah Indonesia pun turut mengapresiasi terkait invoasi dan komitmen yang terus diberikan oleh Karya Anak Bangsa. Melalui Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, menilai GoFood telah berhasil meledakkan dan merevolusi pola konsumsi di sektor makanan dan minuman di Indonesia. “Kehadiran GoFood melalui berbagai inovasi sebagai pelopor layanan pesan-antar makanan di Indonesia patut diapresiasi. Badan Pusat Statistik telah menyatakan kehadiran layanan seperti GoFood turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 ke 5,17% dari 5,07% di 2017. Pemerintah berharap tumbuhnya industri layanan pesan-antar makanan saya harapkan bisa memberikan ruang inovasi baru bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas dan meningkatkan kapasitas usahanya,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin. Rudy juga mengatakan akan terus berpihak pada UMKM dan mendorong perkembangan sektor ekonomi digital, sehingga dapat tumbuh berbarengan dengan platform digital. Kami di pemerintahan akan terus mendorong realisasi program-program prioritas yang berpihak pada UMKM dan pengembangan sektor ekonomi digital, sehingga lebih banyak UMKM kuliner yang bisa tumbuh bersama platform digital seperti Karya Anak Bangsa (GoFood),” pangkas Rudy.

Selengkapnya ...

Libatkan 30 SMA di Balikpapan, BI Gelar Sekolah Peduli Rupiah

Tanggal: 13/09/2019

BALIKPAPAN, AYOSEMARANG.COM -- Melibatkan 30 sekolah tingkat SMA dari seluruh Balikpapan, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Balikpapan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali melaksanakan program Sekolah Peduli Rupiah (SPR).  “Jadi di sekolah-sekolah itu sampai November nanti ada kegiatan Lomba Duta Rupiah, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Majalah Dinding 3 Dimensi, dan Lomba Dance juga. Semuanya dengan tema cinta Rupiah,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Bimo Epyanto, Kamis (12/9/2019). Setiap sekolah mendapat Rp3,5 juta untuk menggelar acara-acara tersebut. Menurut Epyanto, program Sekolah Peduli Rupiah ini bertujuan terutama untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap peredaran uang palsu dengan merincikan ciri-ciri uang rupiah yang asli. Pelajar yang masih muda tentu memiliki mata yang lebih awas sehingga akan cepat dan mudah memindai dan menandai keaslian uang. Kemudian juga agar masyarakat memelihara uang rupiah yang ada padanya. Kepala Perwakilan BI Balikpapan mengingatkan kalau membundel uang, cukup diklip saja, atau diikat karet gelang, tapi jangan distaples. Kalau sudah punya kebiasaan menyimpan uang di dalam dompet, baik diteruskan kebiasaan itu agar uangnya tidak terlipat atau jadi kumal di dalam saku. Kalau mau mencuci celana atau baju yang ada sakunya, hendaknya diperiksa dulu di setiap saku agar jangan sampai uang yang ikut tercuci. Walaupun uang dibuat dari kertas khusus yang kuat, tapi bagaimanapun bila basah akan berkurang daya tahannya. Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bimo Epyanto membuka resmi SPR ini pada Rabu, 11/9 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman. Selain hal uang Rupiah, kepada hampir 500 siswa yang menjadi hadirin disampaikan dasar hukum pengadaan mata uang dan serba-serbi mengenai bank sentral, terutama tentang tugas-tugasnya. 

Selengkapnya ...

Sejumlah Salah Kaprah dalam Polemik PB Djarum vs KPAI

Tanggal: 11/09/2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Polemik antara PB Djarum dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bergulir menjadi isu besar yang dibahas banyak orang. Berikut sejumlah hal yang salah dipahami sebagian orang. Keriuhan yang terjadi antara PB Djarum dengan KPAI tak hanya dibahas oleh kalangan pemerhati anak dan penggemar bulutangkis di Indonesia. Isu ini menjadi isu besar yang dibahas oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Dalam argumen-argumen yang beredar di dunia maya, ada sejumlah hal yang masih belum dimengerti sepenuhnya oleh masyarakat.

Berikut beberapa hal yang masih salah kaprah dalam polemik PB Djarum dengan KPAI :

Selengkapnya ...

Yang lain ...