Berita

Inikah Penyebab Facebook, Instagram, dan WhatsApp Down?

Tanggal: 15/04/2019

Anggoro Suryo Jati - detikInet

Jakarta - Tumbangnya Facebook, Instagram, dan WhatsApp membuat banyak orang bertanya-tanya. Kok bisa jejaring media sosial itu tumbang secara massal. Apa ya penyebabnya? Sempat ada yang menduga kalau tumbangnya jejaring tersebut disebabkan oleh serangan distributed denial of services (DDoS). Namun kabar ini langsung ditepis oleh pihak Facebook. "Kami berfokus dalam memperbaiki masalah ini secepat mungkin, namun kami bisa mengkonfirmasi kalau masalah ini tak terkait dengan serangan DDoS," tulis Facebook dalam keterangannya. Asumsi lainnya adalah adanya kebocoran di border gateway protocol (BGP) yang menyebabkan kekisruhan lalu lintas internet, yang pada akhirnya menyebabkan tumbangnya jejaring-jejaring tersebut. BGP adalah pengatur lalu lintas internet dunia, yaitu mengatur paket data apa dikirimkan ke mana. Ia sendiri bergantung atas kepercayaan dari pada operator jaringan untuk tidak mengirimkan data yang salah. Namun jika ada kesalahan yang terjadi, dalam hal ini paket data yang mengandung malware dikirimkan ke BGP, bisa saja terjadi kebocoran rute yang menyebabkan kebingungan terhadap lalu lintas data di internet, demikian dikutip detikINET dari Techcrunch, Kamis (14/3/2019). Namun ada juga yang tak yakin kalau penyebab tumbangnya tiga jejaring milik Facebook itu adalah kebocoran BGP. Pasalnya pengaturan BGP ini sangat jarang terjadi, setidaknya itu yang dikatakan oleh seorang profesor dari Tulane University bernama Tom Thomas.

Selengkapnya ...

NASA Berhasil Uji Coba Helikopter Mini untuk Terbang ke Mars

Tanggal: 02/04/2019

Liputan6.com, Jakarta - NASA dilaporkan berhasil mengujicoba helikopter mini yang akan mereka terbangkan ke Planet Mars. Kabarnya, helikopter tersebut akan diterbangkan ke Planet Merah pada 2020 atau 2021 mendatang. Dilansir Mirror pada Senin (1/4/2019), jika dilihat dari wujudnya, helikopter menyerupai drone seperti yang sudah kita lihat di langit selama ini. Meski akan diterbangkan ke ruang hampa udara, bobot helikopter mini tersebut cuma 1,8 kilogram saja. Ia diujicoba di dalam ruang vakum Jet Propulsion laboratory milik NASA. Adapun fungsi dari ruang vakum akan memberikan oksigen, nitrogen, dan gas lain seperti karbondioksida untuk seolah-seolah memberikan kondisi serupa mirip dengan atmosfer Mars. Hasiilnya, helikopter mampu bertahan di kondisi ekstrem tersebut. Helikopter ini, akan dikontrol NASA dari jarak ratusan juta mil jauhnya. Nanti, ia juga akan terbang ke dalam atmosfer Mars yang dingin dengan temperatur minus 90 derajat Celsius. "Menyesuaikan kondisi atmosfer Mars ke helikopter adalah salah satu tantangan yang kita alami sekarang," kata Teddy Tzanetos, konduktor uji coba helikopter. "Kami ingin benar-benar menciptakan simulasi terbang di Mars dan membuatnya merasakan gravitasi yang berbeda, menggingat gravitasi Mars lebih lemah," lanjutnya. NASA sendiri menargetkan untuk menerbangkan helikopternya ke Mars pada 2020. Menurut estimasi, helikopter akan mendarat di permukaan Mars pada Februari 2021.

Selengkapnya ...

2020, NASA Bakal Terbangkan Helikopter ke Mars

Tanggal: 27/03/2019

Liputan6.com, Jakarta - Wacana NASA bakal mengirim helikopter ke Mars sebetulnya sudah berhembus sejak dua tahun terakhir. Namun bisa dipastikan, kalau Badan Antariksa Amerika Serikat tersebut akan menerbangkan helikopter kecil ke planet merah pada 2020. Nantinya, helikopter ini akan terbang mengitari di atmosfer Mars yang 10 kali lebih tipis dari Bumi. Desain helikopter bernama Mars Helicopter ini sudah dikerjakan selama empat tahun oleh Jet Propulsion Laboratory NASA. Namun ketika itu, belum dapat diputuskan kapan helikopter tersebut akan diterbangkan. Kendati demikian, helikopter disebut tak akan mempengaruhi misi penerbangan ke Mars. Jika helikopter ini berhasil, bisa jadi akan dapat membantu misi ke Mars karena mampu merekam video dalam posisi bird-eye, sesuatu yang tak dapat dilakukan sebelumnya. Bahkan bukan tak mungkin, helikopter bisa digunakan untuk menjelajah wilayah yang tak terjangkau sebelumnya. Rencananya, helikopter akan disematkan di bawah rover yang diterbangkan ke Mars. Begitu tiba di Planet Merah, helikopter akan mencari tempat yang tepat untuk mulai meluncur dan terbang. Akan tetapi perlu diingat, karena jarak Bumi dan Mars sangat jauh, perintah yang diberikan membutuhkan waktu beberapa menit untuk dapat diterima helikopter. "Ide helikopter yang terbang di planet lain ini sangat menarik. Mars Helicopter menawarkan banyak kesempatan untuk perkembangan ilmu, penemuan, dan misi Mars di masa depan," jelas anggota NASA Jim Bridenstine. Sekadar informasi, misi ke Mars ini direncanakan akan dilakukan pada 2020, tepatnya di Bulan Juli. Apabila sesuai jadwal, pesawat luar angkasa yang diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat ini akan tiba di Mars pada Februari 2021.

Selengkapnya ...

Instagram Perkenalkan Fitur Belanja dalam Aplikasi

Tanggal: 20/03/2019

KOMPAS.com - Setelah diam-diam menghadirkannya ke beberapa pengguna terpilih, Instagram akhirnya memperkenalkan fitur belanja di dalam aplikasi (in-app purchase). Dengan fitur "checkout" baru ini,  pengguna bisa membeli produk langsung dari posting yang diunggah para retailer atau e-commerce dan membayarnya langsung tanpa harus keluar aplikasi Instagram. Instagram bekerja sama dengan PayPal sebagai pilihan pembayaran dalam aplikasi. Ada 23 retailer kenamaan yang produknya bisa dibeli pengguna, yakni Nike, Burberry, dan H&M. Ke depan, kemungkinan daftar retailer akan bertambah panjang. "Ketika kami membuat pengalaman ini beberapa tahun lalu, niat kami adalah untuk membangun pengalaman komplit berbelanja untuk orang-orang," jelas Vishal Shah, Head of Product Instagram. Instagram telah menjajal fitur belanja sejak tahun 2016 ke beberapa retailer. Di dalam setiap posting yang diunggah terdapat logo tas belanja di pojok kiri bawah. Ketika tas tersebut diketuk, akan muncul beberapa item lengkap dengan harga. Pengguna cukup memilih item mana yang ingin dibeli. Sebelum fitur belanja ini dirilis resmi, untuk menyelesaikan proses pembayaran, pengguna harus mengunjungi situs retailer yang bersangkutan di luar aplikasi Instagram. Namun mulai kini, fitur checkout akan memudahkan pengguna membayar langsung melalui aplikasi.

Selengkapnya ...

 < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 >  Last ›