STMIK Widya Pratama Activities

Acara terkini

Berita terkini

Buah Hati Kecanduan Main Gadget? Jauhkan Dia dengan 4 Cara Ini

Tanggal: 07/04/2018

Liputan6.com, Jakarta - Anak-anak zaman sekarang tidak pernah lepas dari yang namanya gadget. Tak jarang anak asyik dengan gadget-nya, mereka seolah menemukan dunianya sendiri, sehingga gadget menjadi barang wajib yang perlu dibawa ke mana sana. Dan ini yang membuat anak ketergantungan dengan gadget. Jika memiliki anak yang sudah mengalami kecanduan gadget, maka jangan hanya tinggal diam, melainkan carilah cara atau panduan untuk menghilangkannya. Berikut tips atau cara agar anak lepas dari kecanduan gadget.

1. Batasi Waktu Penggunaan Gadget

Selengkapnya ...

Hasil Pertemuan Kominfo dan Facebook Terkait Kebocoran Data Pengguna Artikel ini telah tayang di Ko

Tanggal: 06/04/2018

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memanggil perwakilan Facebook Indonesia, Kamis (5/4/2018). Pemanggilan ini menyusul laporan terbaru Facebook terkait jumlah data pribadi pengguna yang dicuri firma Cambridge Analytica. Sebanyak 1 juta data pengguna Indonesia masuk dalam total 87 juta data pengguna Facebook global yang dipegang Cambridge Analytica. Firma tersebut merupakan konsultan politik yang membantu kampanye pemenangan Donald Trump dalam Pilpres 2016. Dalam pertemuan tersebut, Menkominfo mengutarakan permintaan kepada Facebook untuk ditindaklanjuti terkait antisipasi kebocoran data pengguna di Indonesia. "Ada beberapa hal sebagai tindak lanjut. Pertama, kami tekankan lagi semua media sosial termasuk Facebook harus comply dengan aturan di Indonesia," kata Rudiantara seusai pertemuan dengan Facebook. "Kami juga minta Facebook sesegera mungkin untuk melakukan shutdown atas aplikasi yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga, terutama kuis-kuis personality test yang model Cambridge Analytica. Itu dimatikan dulu di Indonesia," ia menambahkan. Kuis kepribadian yang marak beredar di Facebook adalah salah satu pintu masuk pengumpulan data pribadi pengguna oleh pengembang pihak ketiga. Data itu kemudian bisa saja disalahgunakan untuk kepentingan tertentu, seperti yang dilakukan Cambridge Analytica. Menkominfo juga meminta hasil audit terhadap aplikasi-aplikasi yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Public Policy Facebook, Ruben Hattari, mengatakan bakal segera menyampaikan permintaan pemerintah ke Facebook pusat. Ia tak berjanji semuanya bisa dilaksanakan, tetapi pihaknya telah mengambil langkah-langkah solutif. "Saya belum bisa memastikan dapat dilaksanakan," ujarnya. Diketahui, pada Rabu (4/4/2018), Facebook merilis laporan terkait jumlah pasti data pengguna yang dicuri Cambridge Analytica. Jika sebelumnya ditaksir 50 juta, ternyata mencapai 87 juta. Indonesia menjadi negara ketiga dengan jumlah data pengguna yang paling banyak dicuri, yakni 1 juta data. Di atas Indonesia ada Amerika Serikat dan Filipina. Dalam kesempatan yang sama, Menkominfo menyarankan pengguna di Indonesia untuk sementara "puasa" dulu menggunakan media sosial. "Kalau terpaksa pakai media sosial, dipilih-pilih dan hati-hati. Tunggu sampai semuanya berjalan dengan baik," ujar Rudiantara.

Selengkapnya ...

Dapat Missed Call Nomor Luar Negeri, Please Jangan Pernah Telepon Balik

Tanggal: 03/04/2018

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah netizen di Indonesia melaporkan telah mendapat missed call dari nomor luar negeri yang tak dikenal.  Bahkan, beberapa dari mereka mengaku mendapat panggilan misterius itu lebih dari satu kali dan berasal dari negara yang berbeda.  Melalui Twitter, mereka ramai-ramai mengeluhkan hal ini.  Salah satunya adalah akun @ashfinzul yang melaporkan telah mendapat panggilan misterius dari nomor +242 801130490 sebanyak dua kali pada pukul 09.15 dan 12.05, Sabtu (31/3/2018) kemarin.  Dari prefix (awalan) yang tercatat, nomor tersebut diketahui berasal dari Kongo. Merasa curiga, ia pun melaporkan panggilan ini pada operator. "Halo @myXL @myXLCare, mau menginformasikan adanya panggilan aneh dari nomor asing (cek lampiran). Harapannya untuk ditindaklanjuti sebagai tindak antisipasi. Terima kasih," tulis akun @ashfinzul. Panggilan telepon dari nomor telepon berkode Kongo juga dialami oleh akun @Heri_breuwox. Sekitar pukul 21.00, ia mendapat panggilan misterius. Bedanya, Heri sempat mengangkat panggilan ini, tapi kemudian panggilan tersebut langsung ditutup.

Selengkapnya ...

Pelaksanaan UNBK SMK 2018 Masih Didominasi Masalah Teknis

Tanggal: 03/04/2018

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

Selengkapnya ...

Yang lain ...