STMIK Widya Pratama Activities

Acara terkini

Berita terkini

DJI Rilis Goggles, Headset Mirip VR Untuk Kendalikan Kamera Drone

Tanggal: 27/04/2017

Demi memberikan pengalaman bagi para pecinta Drone, DJI meluncurkan sebuah perangkat yang sekilas mirip headset VR bernama DJI Goggles. Dengan perangkat ini, kita bisa mengendalikan drone lewat penglihatan FPV atau First Person View dari kamera Drone langsung.  Goggles kompatibel dengan produk DJI terbaru seperti Mavic Pro, Phantom 4 dan seri Inspire. Headset ini memiliki resolusi 1080p di setiap layar (untuk kedua mata). Bisa menghasilkan resolusi 720p/60 fps atau 1080p/30 fps. DJI Goggles ini punya daya tahan baterai selama 6 jam penggunaan. Keunggulan dari perangkat ini adalah kemampuannya untuk membuat kamera bergerak sesuai gerakan kepala kita. Ini betul-betul memudahkan penglihatan dan pengendalian Drone. Sebab selama ini, headset FPV dari VR hanya bisa digunakan untuk kamera statis yang mengikuti gerakan Drone. Ini biasanya membuat kepala pusing bila belum terbiasa. Ada sebuah touchpad menu, 3.5mm headphone jack, slot microSD, micro USB, dan input HDMI. Nantinya DJI Goggles akan dijual seharga $449 atau setara 6,6 juta rupiah. Cukup terjangkau untuk melengkapi kebutuhan headset para pilot Drone profesional.

Selengkapnya ...

Facebook Berencana Buat Kacamata AR Augmented Reality, Bisa Lihat Nama Seseorang di Atas Kepala

Tanggal: 20/04/2017

Misi Facebook di masa diungkap oleh sang pemilik, Mark Zuckerberg pada perhelatan Facebook F8 beberapa waktu lalu. Kali ini, Facebook akan mencoba mengembangkan kacamata AR (Augmented Reality) untuk menggabungkan dunia nyata dan digital. Lucunya, fitur-fitur yang direncanakan Facebook begitu tidak terpikirkan, dan sepertinya masih terlalu jauh untuk direalisasikan. Michael Abrash, kepala ilmuwan perusahaan VR milik Facebook Oculus mengungkapkan sedikit fitur yang akan disematkan ke kacamata tersebut. Misalnya, kacamata itu akan menunjukkan nama orang di atas kepala ketika kita sedang melihat seseorang. Kacamata tersebut juga bisa memberi tahu jika anak mengalami gejala demam, atau sakit tertentu. Kacamata AR ini juga bisa memberi akses serasa meja kerja kita, ketika kita dalam penerbangan atau perjalanan jauh. Luar biasa! Benar saja, tim Facebook pun memperkirakan kacamata ini baru bisa siap pada lima tahun mendatang. Itupun baru rancangan awal yang bila ditambah proses produksi, bisa mencapai 10 tahun lamanya. Walaupun terasa masih jauh, tetapi sepertinya Facebook tidak sendirian dalam mengembangkan teknologi ini. Beberapa raksasa teknologi lainnya juga telah melakukan investasi besar di AR. Snapchat menjadi pelopor kacamata-kamera dengan filter layaknya teknologi AR. Sedangkan Apple dilaporkan sedang mulai membangun riset untuk teknologi AR. Dengan adanya teknologi AR ini, kita jadi semakin mengetahui masa depan. Beberapa tahun lagi, kita tidak perlu mengeluarkan telepon untuk melakukan segala aktivitas digital. Cukup dengan kacamata yang bisa kita pakai kemana saja.

Selengkapnya ...

Drone Ini Bisa Selamatkan Orang Tenggelam!

Tanggal: 17/04/2017

Kali ini, sebuah asosiasi penyelamatan jiwa dari Jerman bernama DLRG (Deutsche Lebens-Rettungs-Gesellschaft) yang berhasil membuat Drone memiliki kegunaan yang bermanfaat lagi. Mereka membuat Drone bekerjasama dengan Microdrone dan Restube untuk menyelamatkan orang yang tenggelam di laut. Kita tahu sendiri, setiap penyelamatan harus memakai hitungan detik, karena berbicara tentang nyawa manusia. Ya, Drone ini diharapkan bisa membuat penyelamatan bisa dilaksanakan lebih cepat. Walaupun hanya beberapa detik. Caranya, di samping penyelamatan utama yang dilakukan oleh tim Lifeguard, Drone DLRG akan terbang dikendalikan ke arah korban, kemudian memberikan pelampung dari Restube yang sudah didesain khusus untuk penyelamatan. Alhasil, korban yang hampir tenggelam bisa bernafas lebih panjang sebentar selama tim Lifeguard melakukan perjalanan penyelamatan. Selain itu, Drone juga bisa menjadi penanda supaya para penyelamat tidak terlalu jauh mengambil arah ketika melakukan penyelamatan yang cukup jauh. Ini sangat menarik dan patut dicontoh oleh tim Search And Rescue (SAR) di setiap negara. Dengan kecepatan dan kemajuan teknologi, harapan penyelamatan nyawa manusia juga bisa ditingkatkan. Apalagi di Indonesia, yang mempunyai banyak pantai indah, yang sering pula memakan korban.

Selengkapnya ...

Yang lain ...